Share this content on Facebook!
26 Dec 2015
Banyak hal yang yang sering menjadi permasalahan pada kewanitaan, diantaranya keputihan,iritasi,infeksi.Permasalahan ini akan menjadi serius jika sudah mengarah pada masalah infeksi penyakit kelamin, karena penyakit kelamin merupakan penyakit yang berbahaya dan mudah sekali menular.Rasa perih saat buang air kecil, keputihan yang tak kunjung sembuh dan bahkan mengeluarkan cairan putih kekuningan itu merupakan tanda tanda terinfeksi peyakit gonore.Penyakit gonore merupakan salah satu penyakit kelamin yang berbahaya selain sipilis,herpes genital, dan AIDS. Gonore disebabkan oleh infeksi bakteri nisseria gonorheae, yang penyebarannya melalui kontak seks,anal.


Pengertian Gonore

vagina gatal keluar cairan putih berbau tidak sedap ~   Gonore atau sering disebut Kencing Nanah,  adalah sejenis Penyakit Kelamin yang menular melalui hubungan kelamin . Ini disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae , yaitu sejenis bakteri yang hidup dan mudah berkembang biak dengan cepat di dalam saluran reproduksi / peranakan seperti serviks ( cervix ) , rahim ( uterus ) , dan tabung fallopian ( saluran telur ) bagi wanita dan juga saluran kencing ( urine canal ) bagi wanita dan pria . Bakteri ini juga dapat berkembang biak di dalam mulut , tenggorokan , mata dan anus .


Proses Penyebaran Kencing Nanah

Kencing Nanah disebarkan cukup hanya melalui sentuhan pada penis , vagina , mulut atau dubur mereka yang mengidapnya . Ejakulasi tidak perlu terjadi untuk bakteri ini dipindahkan atau dijangkitkan . Kencing Nanah juga bisa ditransfer dari ibu ke bayi saat proses melahirkan .
Mereka yang pernah terinfeksi Kencing Nanah dan telah berhasil diobati , bisa terinfeksi kembali jika mereka melakukan hubungan seks dengan mereka yang terinfeksi penyakit ini .

 Faktor Resiko Tertular Kencing Nanah

Siapapun yang aktif secara seksual dan sering bertukar pasangan seks beresiko untuk terinfeksi penyakit ini . Kasus infeksi Kencing Nanah paling banyak dilaporkan terjadi pada remaja dan kaum muda yang aktif secara seksual .

Tanda tanda mengidap penyakit Kencing Nanah

Kebanyakan pria tidak menunjukkan apa - apa gejala diangkiti Kencing Nanah . Sebagian pula akan dapat melihat gejala setelah 2 ke 5 hari terinfeksi penyakit kelamin ini dan ada juga yang hanya mendapat gejala setelah 30 hari terinfeksi Kencing Nanah . Gejala dan tanda - tanda terinfeksi Kencing Nanah termasuk rasa sakit ketika kencing ( rasa sakit seperti sakit kencing tidak lawas ) , keluar lendiran berwarna putih , kuning atau kehijauan dari lubang penis . Terkadang gejala terinfeksi Kencing Nanah termasuk rasa sakit dan bengkak pada buah zakar .

Bagi wanita pula , gejala terinfeksi Kencing Nanah biasanya sedikit dan tidak signifikan , dan kebanyakan infeksi Kencing Nanah pada wanita tidak menunjukkan apa - apa gejala atau tanda . Gejala pada wanita biasanya sering disalah sangka sebagai infeksi kencing yang mengakibatkan kencing tidak lawas , atau infeksi pada vagina . Ini karena gejala-gejala awal terinfeksi penyakit kelamin Kencing Nanah ini adalah seperti rasa sakit ketika kencing ( rasa sakit seperti sakit kencing tidak lawas ) , keputihan yang banyak , juga pendarahan di antara siklus haid . Wanita yang terinfeksi Kencing Nanah berisiko tinggi untuk mendapatkan komplikasi serius akibat infeksi tersebut , tidak peduli apakah gejala infeksi Gonorhea itu pada awalnya jelas atau tidak .

Gejala terinfeksi Kencing Nanah dapat diketahui dari keluarnya lendir dari dubur , gatal , perih , berdarah atau sakit saat buang air besar . Infeksi di lubang dubur kadangkala tidak terlihat atau tidak menunjukkan gejala apa-apa . Sementara infeksi di tenggorokan pula kebiasaanya seperti sakit tenggorokan , meskipun biasanya ia tidak menunjukkan gejala  apa - apa akibat infeksi Kencing Nanah di tenggorokan .

 Apakah komplikasi yang diakibatkan oleh Kencing Nanah ?

Penyakit Kencing Nanah yang dibiarkan tanpa pengobatan dapat mengakibatkan masalah yang serius serta kerusakan permanen pada kesehatan wanita dan juga pria yang terinfeksi .

depression1.jpgBagi wanita , gonore adalah penyebab utama Radang Pelvis ( pelvic inflammatory disease atau PID ) . PID kadang kala tidak menunjukkan apa - apa gejala , namun PID dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada tabung fallopian , rahim ( uterus ) dan jaringan di sekelilingnya . Kerusakan ini dapat menyebabkan rasa sakit yang parah pada panggul , mandul , dan kehamilan ektopik ( hamil di luar rahim ) yang dapat mengakibatkan kematian .

Bagi pria , infeksi gonore dapat menyebar ke epididymis ( pembuluh yang membawa keluar sperma dari testis / testis ) , mengakibatkan rasa sakit pada penis dan buah zakar serta dapat mengakibatkan mandul jika dibiarkan tanpa perawatan .

Kuman yang mengakibatkan Kencing Nanah juga bisa memasuki darah dan sendi - sendi tulang . Kondisi ini bisa membahayakan nyawa pasien tersebut . Mereka yang terinfeksi Kencing Nanah mudah terinfeksi virus HIV sekira terkena virus tersebut . Pembawa HIV yang mengidap Kencing Nanah juga dapat mentransfer virus HIV dengan mudah kepada orang lain .

 

Apakah efek Kencing Nanah terhadap wanita hamil dan bayi dalam kandungannya ?

 

Bagi wanita hamil , Kencing Nanah dapat ditransfer dari ibu ke bayi saat proses melahirkan bayi . Infeksi Kencing Nanah kepada bayi dapat mengakibatkan bayi buta , infeksi pada sendi tulang bayi , atau infeksi pada darah yang dapat mengakibatkan kematian pada bayi yang terinfeksi .

Kencing Nanah dapat diobati dan disembuhkan dengan konsumsi antibiotik ketika hamil . Pengobatan kepada Kencing Nanah harus diberi kepada ibu hamil yang terinfeksi setelah penyakit ini dapat terdeteksi , untuk mengurangi risiko komplikasi infeksi pada bayi . Wanita hamil dianjurkan menjalani tes untuk mendeteksi penyakit kelamin saat di awal fase kehamilan . Wanita hamil yang terinfeksi penyakit kelamin harus segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Bagaimana Cara Mendeteksi Gonorhea?

Ada beberapa cara tes laboratorium dan di klinik untuk mendeteksi infeksi Kencing Nanah bagi pria dan wanita . Tes urin atau tes darah atau pengambilan contoh dari daerah infeksi seperti serviks , saluran kencing , kerongkongan , anus atau penis adalah cara untuk mendeteksi kehadiran bakteri penyakit ini . Silakan berkonsultasi dengan